Teknik relaksasi dan mindfulness dapat membantu anak mengelola stres yang muncul dari tekanan sekolah. Latihan pernapasan sederhana, meditasi singkat, atau latihan fokus pada indra dapat menenangkan pikiran dan tubuh anak. Praktik ini mudah dilakukan di rumah maupun di kelas dan membutuhkan waktu hanya beberapa menit setiap hari.
Selain itu, mindfulness membantu anak menyadari perasaan mereka dan belajar menghadapi emosi dengan lebih sehat. Anak yang terbiasa melatih kesadaran diri cenderung lebih sabar dan mampu mengurangi kecemasan. Aktivitas kreatif, seperti menggambar sambil fokus pada perasaan, juga bisa menjadi bagian dari latihan relaksasi.
Rutin melakukan teknik ini membentuk kebiasaan positif yang mendukung kesehatan mental jangka panjang. Anak dapat menghadapi tekanan akademik dengan lebih tenang dan percaya diri. Dengan membiasakan mindfulness dan relaksasi, stres sekolah tidak menjadi hambatan bagi perkembangan mereka.
