Dukungan dari keluarga dan guru sangat penting untuk mencegah stres berlebihan pada anak. Komunikasi terbuka antara anak dan orang dewasa memungkinkan anak mengekspresikan kekhawatiran dan perasaan mereka dengan aman. Orang tua dan guru dapat memberikan penguatan positif untuk setiap pencapaian, sekecil apapun, sehingga anak merasa dihargai.
Selain itu, membangun lingkungan sosial yang suportif di sekolah dan rumah membantu anak merasa nyaman dan termotivasi. Teman sebaya juga berperan dalam memberikan dorongan emosional dan membagikan pengalaman yang sama. Dengan dukungan ini, anak lebih mudah menghadapi tantangan akademik tanpa merasa tertekan.
Keterlibatan aktif keluarga dan guru membentuk pola pikir anak yang sehat terhadap belajar. Anak belajar bahwa mereka tidak sendiri dan memiliki jaringan dukungan yang bisa diandalkan. Lingkungan positif ini menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan emosional dan mencegah stres berlebihan secara berkelanjutan.
